Plh Bupati Siak Syamsurizal: Kejurnas Drag Bike Region 1 Jadi Wadah Generasi Muda dan Solusi Redam Balap Liar
Kejurnas Drag Bike Region 1 Putaran 5 Riau digelar di Siak. Plh Bupati Syamsurizal menyebut event nasional ini menjadi wadah bakat generasi muda sekaligus menekan balap liar.
SIAK, LINTASTIMURMEDIA.COM – Pelaksana Harian (Plh) Bupati Siak, Syamsurizal, yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Siak, secara resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Bike Region 1 Putaran 5 Riau di Sirkuit Balap Nonpermanen Sapta Taruna, Kota Siak Sri Indrapura, Kelurahan Kampung Dalam, Sabtu (12/9/2026).

Kejurnas Drag Bike Piala Dandim 0322/Siak tersebut digelar oleh Wijaya Racing (WR) yang diketuai Candra Wijaya, bekerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Siak di bawah kepemimpinan Wan Ahmad Dhoroji. Ajang balap motor bertaraf nasional itu berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu hingga Minggu, 12–13 September 2026, dengan memanfaatkan Sirkuit Nonpermanen Sapta Taruna, Siak.
Kehadiran Kejurnas Drag Bike Region 1 Putaran 5 Riau di Kabupaten Siak tidak sekadar menjadi agenda kompetisi olahraga otomotif. Event tersebut juga diarahkan sebagai wadah resmi bagi generasi muda untuk menyalurkan minat, bakat, kreativitas, serta kecintaan terhadap dunia otomotif secara aman dan terukur.
Di sisi lain, penyelenggaraan kompetisi di lintasan resmi diharapkan mampu menjadi salah satu langkah preventif untuk menekan praktik balap liar yang masih berpotensi terjadi di jalan raya. Dengan tersedianya ruang kompetisi yang legal dan memiliki aturan keselamatan, para pencinta kecepatan dapat menyalurkan adrenalin tanpa mengorbankan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Pelaksanaan kejuaraan bertaraf nasional tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten Siak. Plh Bupati Siak Syamsurizal menilai keberadaan lintasan resmi dan penyelenggaraan kompetisi yang terorganisasi merupakan bagian penting dalam memberikan ruang positif bagi anak muda, khususnya mereka yang memiliki ketertarikan terhadap olahraga otomotif.
"Pemerintah Kabupaten Siak menyambut baik event ini karena dapat menyalurkan minat dan bakat generasi muda, khususnya di Kabupaten Siak. Dengan adanya event ini, kita berharap tidak ada lagi balapan liar di jalanan yang sewaktu-waktu dapat mengakibatkan korban jiwa," ujar Syamsurizal saat membuka Kejurnas Drag Bike Region 1 Putaran 5 Riau.
Menurutnya, olahraga otomotif apabila dikelola secara profesional dan didukung dengan fasilitas serta regulasi yang tepat dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda. Kompetisi resmi juga memberikan kesempatan kepada para pembalap untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan prestasi, sekaligus membangun mental sportivitas dalam sebuah pertandingan.
Senada dengan hal tersebut, Komandan Kodim 0322/Siak, Letkol Czi Andy Kurniawan, mengatakan bahwa penyelenggaraan Kejurnas Drag Bike di Kabupaten Siak menjadi momentum positif bagi perkembangan olahraga otomotif di daerah. Menurutnya, ajang tersebut merupakan kali kedua event drag bike tingkat nasional berhasil dilaksanakan di Siak.

"Ini merupakan event yang kedua kita laksanakan, dan drag bike ini levelnya nasional. Ini juga menjadi ajang bagi kawula muda yang menyukai otomotif untuk menyalurkan hobi dan bakatnya," kata Letkol Czi Andy Kurniawan.
Ia juga mengimbau seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia penyelenggara, pembalap, kru, hingga penonton, untuk bersama-sama mematuhi seluruh ketentuan dan aturan yang telah ditetapkan selama perlombaan berlangsung.
Kepatuhan terhadap aturan, menurutnya, menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan kelancaran Kejurnas Drag Bike. Terlebih, olahraga balap motor membutuhkan tingkat konsentrasi, keterampilan, disiplin, serta kesiapan keselamatan yang tinggi, baik bagi pembalap maupun seluruh pihak yang berada di sekitar lintasan.
Pembukaan Kejurnas Drag Bike Region 1 Putaran 5 Riau tersebut ditandai dengan prosesi start awal yang dilakukan oleh Plh Bupati Siak Syamsurizal bersama Dandim 0322/Siak Letkol Czi Andy Kurniawan. Keduanya turut mengendarai motor balap RX King sebagai simbol dimulainya kompetisi otomotif tingkat nasional tersebut.
Prosesi pembukaan berlangsung semarak dengan kehadiran sejumlah unsur pemerintah daerah dan masyarakat. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Siak Laiskar Jaya, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta para pencinta dan komunitas otomotif yang datang menyaksikan langsung jalannya perlombaan.
Kejurnas Drag Bike di Siak ini juga menjadi panggung bagi pembalap dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Kompetisi tidak hanya diikuti talenta lokal dan regional, tetapi turut menghadirkan sejumlah pembalap nasional asal Pulau Jawa.
Beberapa nama pembalap yang ambil bagian dalam ajang tersebut di antaranya Joko Percil, Agung, Okto Zalfa, dan Diki Darma. Mereka bersaing bersama puluhan pembalap lokal dan regional lainnya untuk menunjukkan kemampuan, teknik, serta kecepatan terbaik di lintasan Sapta Taruna.
Kehadiran pembalap-pembalap berpengalaman tersebut sekaligus memberikan warna tersendiri bagi persaingan Kejurnas Drag Bike di Siak. Bagi pembalap lokal dan regional, kesempatan berkompetisi bersama pebalap nasional menjadi pengalaman berharga untuk mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan jam terbang di level yang lebih tinggi.
Selama dua hari pelaksanaan, para pembalap akan menguji berbagai aspek kemampuan di lintasan, mulai dari teknik mengendalikan kendaraan, ketepatan melakukan start, kemampuan menjaga laju kendaraan, konsistensi, keberanian, hingga kecepatan dalam menyelesaikan lintasan.
Persaingan di lintasan tersebut menjadi gambaran bahwa olahraga otomotif tidak semata-mata mengandalkan kecepatan. Di balik setiap pertandingan terdapat unsur disiplin, keterampilan teknis, konsentrasi, keberanian, strategi, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan yang menjadi bagian penting dalam sebuah kompetisi resmi.

Melalui penyelenggaraan Kejurnas Drag Bike Region 1 Putaran 5 Riau ini, Kabupaten Siak tidak hanya menjadi lokasi pertandingan, tetapi juga turut mengambil bagian dalam pengembangan olahraga otomotif dan pembinaan potensi generasi muda.
Ajang tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk membuktikan bahwa kegemaran terhadap dunia otomotif dapat diarahkan menjadi aktivitas yang produktif, kompetitif, dan berprestasi. Adrenalin serta kecintaan terhadap kecepatan dapat disalurkan di atas lintasan resmi dengan aturan yang jelas, bukan di jalan raya yang dapat membahayakan diri sendiri maupun masyarakat.
Dengan demikian, Kejurnas Drag Bike di Sirkuit Sapta Taruna Siak diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah kompetisi olahraga semata. Lebih jauh, event ini menjadi bagian dari upaya bersama membangun budaya olahraga otomotif yang lebih tertib, aman, sportif, dan bertanggung jawab, sekaligus membuka peluang bagi lahirnya pembalap-pembalap muda berprestasi dari Kabupaten Siak dan Provinsi Riau di masa mendatang.

Doli_wtr/Eko Triono/Humas-Siak






















